Rangkuman Bab 1 Informatika Kelas 8 : Jaringan Komputer & Internet, Kayla Zaskia Hummaira 8E (19)

 Rangkuman Bab 1: Jaringan Komputer & Internet 

Kayla Zaskia Hummaira 8E (19)





1. Definisi Jaringan Lokal dan Internet

Jaringan lokal atau LAN (Local Area Network) adalah sistem yang menghubungkan beberapa perangkat digital dalam area kecil seperti rumah, sekolah, atau kantor. Jaringan ini memungkinkan perangkat berbagi sumber daya seperti printer, server, dan internet secara efisien. LAN bisa menggunakan kabel (wired) atau tanpa kabel (wireless) sesuai kebutuhan.

Internet adalah jaringan global yang menghubungkan berbagai jaringan di seluruh dunia, memungkinkan komunikasi, akses informasi, hiburan, serta aplikasi layanan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Komponen Utama Jaringan Lokal

Untuk membangun jaringan lokal, perlu beberapa perangkat hardware utama:

  • Kabel jaringan: media penghubung fisik untuk komputer dan perangkat jaringan.
  • Router: penghubung LAN ke jaringan luas (WAN) dan pengatur lalu lintas data.
  • Switch: mendistribusikan data antar perangkat di dalam jaringan lokal.
  • Access Point (WLAN): memungkinkan perangkat wireless seperti laptop, smartphone terhubung ke jaringan.

3. Manfaat Jaringan Lokal

Jaringan lokal memudahkan kolaborasi antar pengguna serta pemakaian sumber daya bersama seperti printer dan scanner. Keamanan data di jaringan lokal bisa ditingkatkan dengan firewall, enkripsi dan kontrol akses. Selain itu, jaringan bisa diperluas atau ditambahkan perangkat baru tanpa mengganggu sistem.

4. Jenis-Jenis Jaringan Berdasarkan Wilayah

Jaringan diklasifikasikan berdasarkan cakupan wilayahnya:

  • LAN: area terbatas seperti satu bangunan.
  • MAN: area metropolitan yang menghubungkan beberapa gedung atau lokasi dalam kota.
  • WAN: area luas seperti antar kota, negara, bahkan antar benua dengan internet sebagai contoh utama.

5. Teknologi dan Keamanan Jaringan

Perangkat keras utama jaringan meliputi router, switch, dan kabel (twisted pair, fiber optic, coaxial). Aspek keamanan sangat penting karena jaringan rentan terhadap serangan. Untuk itu, digunakan teknologi enkripsi, firewall, antivirus, dan sistem deteksi intrusi yang harus selalu diperbarui sesuai perkembangan ancaman.

6. Topologi Jaringan

Topologi adalah pola pengaturan fisik dan logika perangkat di jaringan:

  • Bus: perangkat terhubung di satu kabel utama.
  • Ring: membentuk lingkaran, data bergerak satu arah.
  • Star: perangkat tersambung ke pusat (server/hub).
  • Pohon: gabungan bus dan star.
  • Mesh: setiap perangkat terhubung langsung dengan perangkat lain, toleran gangguan tapi mahal.

7. Perangkat Keras dan Lunak Jaringan

Perangkat keras meliputi router, switch, access point, kabel, dan firewall.

Perangkat lunak dibagi menjadi:

  • Sistem operasi jaringan (Windows, Linux, MacOS).
  • Perangkat server (web, email, database).
  • Keamanan (antivirus, firewall, deteksi intrusi).
  • Manajemen jaringan untuk monitoring dan pengendalian.

8. Internet dan Sejarahnya

Internet berawal dari proyek ARPANET pada 1960-an, dibuat oleh Departemen Pertahanan AS untuk membuat jaringan komunikasi yang tahan gangguan. Teknologi packet switching dan protokol TCP/IP yang diadopsi pada 1983 adalah dasar internet modern. Pada 1990-an, World Wide Web diciptakan oleh Tim Berners-Lee yang memudahkan akses informasi melalui browser.

9. Manfaat Internet

Internet berfungsi sebagai media komunikasi (email, video call), menyediakan hiburan (game, musik, streaming video), belanja online, pendidikan jarak jauh, layanan keuangan digital, pemerintahan elektronik, penyimpanan cloud, dan aplikasi kesehatan serta produktivitas.

10. Media Koneksi Internet

Internet dapat diakses melalui media:

  • Kabel (wired) seperti serat optik dan kabel koaksial.
  • Nirkabel (wireless) seperti Wi-Fi dan satelit.

11. Jenis Jaringan Berdasarkan Distribusi Data dan Fungsi

Jaringan dibedakan berdasarkan distribusi data menjadi terpusat dan terdistribusi. Berdasarkan fungsi hubungan koneksi, ada client-server (server menyediakan layanan, client meminta), dan peer-to-peer (perangkat saling berbagi tanpa server pusat).

12. Kecepatan Akses Internet

Kecepatan internet diukur dengan bandwidth — jumlah data yang bisa dikirim dalam satu waktu. Satuan umumnya: bps (bit per detik), Kbps (kilobit per detik), dan Mbps (megabit per detik). Contoh konversi: 1 byte = 8 bit, 1 kb = 1024 byte.

13. Jenis Akses Internet

Jenis akses internet meliputi:

  • Dial-up: menggunakan jalur telepon, kini jarang dipakai karena lambat.
  • Dedicated: jalur khusus internet dengan kecepatan stabil.
  • Lainnya adalah TV kabel, GPRS, dan Wi-Fi.





Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kisah Anak Labschool - Mengenal Coding dan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Siswa SMP

Rangkuman Bab 3 Informatika Kelas 8 : Dampak Sosial Informatika, Kayla Zaskia Hummaira 8E (19)